Home | Rubrik Konsultasi | Mata Perih dan Mengantuk Walau Tidur Cukup

Mata Perih dan Mengantuk Walau Tidur Cukup

Font size: Decrease font Enlarge font

Sepertinya gejala ini disebabkan oleh keletihan matamu yang dipaksa untuk melihat atau membaca jarak jauh, tanpa bantuan kacamata dengan ukuran yang tepat. Anda perlu memakai kacamata dengan minus yang tepat saat membaca atau melihat jauh.   Sebaiknya segeralah periksakan mata ke optik atau dokter terdekat, untuk mengukur keakuratan minus (dan mungkin 'silinder') mu.

Dibawah ini dijelaskan lebih mendetail mengenai mata minus dan silinder.

Mata minus / myopia / short sighted eye adalah : keadaan pada mata dimana cahaya/benda yang jauh letaknya jatuh/difokuskan didepan retina/selaput jala/bintik kuning.

Untuk supaya objek/benda jauh tersebut bisa terlihat jelas/jatuh tepat di bintik kuning(retina) diperlukan kaca minus dengan ukuran yang tepat.

Penyebab terjadinya  mata minus adalah ( secara anatomi ) :

  • Bola mata terlalu panjang ukurannya  ( lebih dari 19 – 20 mm)
  • Atau disebabkan kekurang mampuan mata tsb untuk berakomodasi pada saat harus memperjelas lihat benda / objek pada jarak jauh / tertentu.

Penyebab mata minus lainnya :

  • Faktor keturunan
  • Faktor kebiasaan
    • Terlalu banyak baca atau melakukan aktifitas jarak dekat yang terlalu banyak (contohnya  menggambar, menulis, dan lain lain)
    •  Pencahayaan yang ekstra kuat dan lama (computer , TV , game ). Cahaya putih pagi hari (day-light sources)jauh lebih baik / kurang melelahkan dari pada cahaya kuning,merah,biru,hijau.
    • Kurangnya aktifitas jarak jauh terutama sport  atau aktifitas fisik diluar rumah.

Mengapa aktifitas diluar rumah baik untuk kesehatan mata? Karena

  • diluar rumah mata tidak harus berakomodasi terus-terusan terlalu kuat,(karena lebih sering melihat jarak jauh).
  • diluar rumah banyak Warna alam seperti hijau ( tanam-tanaman ),biru (langit yang cerah ),sehingga baik untuk pengihatan tatanan warna (merah,kuning,biru,hijau ) dan tatanan penglihatan 3 – dimensi (stereoscopi).
  • Faktor fisik / bergerak  memperbaiki sirkulasi darah, kerja jantung dan paru-paru,serta otot-otot seluruh tubuh. Ini penting untuk pemberian oksigen dan elemen yang cukup untuk jaringan mata. Pada anak yang gizi rendah / keadaan umum kurang baik : missal alergi , sulit makan / tidak suka sayur / buah, biasanya didapatkan kelompok mata minus karena kekurangan mineral (zink ; selenium ; pre-cursor vit A dan D).
  • Dengan dilakukannya aktifitas fisik, tubuh berusaha untuk mengeluarkan hasil-hasil racun tubuh (free radical)melalui keringat dan produksi cairan mata untuk melumasi kornea dan bagian teratas jaringan mata.  Itu sebabnya olah raga renang sangat disarankan pada semua golongan usia karena air melembabkan mata.

Mata silinder/Astigmatic-eye :
Adalah keadaan mata dimana kelengkungan kornea/lensa tidak sama di meridian horizontal atau/dan di meridian vertical.

Sangat mudah bila diperumpamakan seperti bentuk bola rugby / lonjong yaitu mata silinder, sedang mata minus seperti bentuk bola kaki / soccer / bulat.

Mata silinder sulit memfokuskan objek sehingga seperti melihat ada bayangan pada objek tsb,atau melihat objek mirip tapi tak sama:
Seperti huruf : O , C , D , G.
Seperti angka : 3 , 8 , 6 , 0.

Penyebab mata silinder :

1.      Keturunan / genetik : Terutama pada silinder-silinder besar (diatas 1,5 diopter)
2.      Extra Pencahayaan : (TV,Computer) dan arah cahaya masuk kejaringan mata
3.      Penyakit mata tertentu misal:

  • Keratoconus / cornea bentuk kerucut
  • Ptosis / kelopak mata yang menggantung / sulit membuka kelopak mata atas
  • Bisul di kelopak mata
  • Pasca operasi
  • Pasca trauma / kecelakaan

Comments (1 posted):

Ningga Ayunda Mayasari on 30 September, 2009 01:40:03
avatar
Ibu Sonia Yth,
Saya memiliki keluhan sbb:
* Mata kuning
* Gampang capek
* Perut di bagian kanan atas sering terasa panas dan gatal

Sebelumnya saya divonis hepatitis A oleh dokter, karena hasil tes darah, SGOT dan SGPT saya meningkat sangat signifikan, dan saat di USG, limfa saya membesar. Setelah 3 bulan berobat, SGOT dan SGPT saya sudah menurun, tetapi belum normal juga. Mata masih tetap kuning, walaupun kuningnya tidak setajam sebelumnya. Dokter mengatakan ada kelainan pada darah saya, yaitu sel darah gampang rusak, sehingga mata saya masih terlihat kuning.
Pertanyaan saya,
* Sebenarnya waktu yang diperlukan untuk sembuh dari hepatitis A itu berapa lama?
* Dapatkah hepatitis A menjadi kronis?
* Apa hubungannya sel darah yang mudah rusak dengan warna kuning di mata, yaitu ditandai dengan meningkatnya bilirubin dalam darah?
* Bagaimana ciri orang yang baru sembuh dari hepatitis A? (apakah saya sudah bisa dikatakan sembuh?)
Terimakasih dok.
Ningga - Tangerang

Post your comment comment

Please enter the code you see in the image:

  • email Email to a friend
  • print Print version
  • Plain text Plain text
Tags
No tags for this article
Rate this article
0
Powered by Vivvo CMS v4.0.3